Iklan Semua Halaman

Balai Veteriner Subang Periksa Kesehatan Ratusan Sapi Kurban "Bali" di Pulojaya

  Redaksi
Selasa, 21 Juli 2020
Balai Besar Penelitian Veteriner (BB Litvet) Subang periksa kesehatan ratusan ekor sapi kurban asal Bali yang transit di Kandang Sarijaya - Peundeuy Desa Pulojaya Kecamatan Lemahabang, Selasa (21/7). Di dampingi Bidang Kesehatan Hewan dan Veteriner Dinas Pertanian Karawang dan UPTD Pertanian setempat,  tim dari BB Litvet satu persatu memeriksa serum darah, ulas darah dan feses sapi yang siap di distribusikan menjelang Idul Adhal ke berbagai Kabupaten/Kita di Indonesia itu. 


Kasie Keswan dan veteriner Distan Karawang, Nining Komalasari mengatakan, pihaknya bersama Tim dari BB Litvet Subang terjun langsung ke lokasi kandang dengan populasi sapi kurban yang transit terbanyak di Karawang tersebut. Pemeriksaan sendiri, dilakukan puluhan ekor saja dari jumlah sekitar 350 sapi di lokasi ini, antara lain Serum Darah (SD) untuk mendeteksi antibodi dan parasit, Ulas Darah (UD) hingga Feses untuk mencegah sapi kurban cacingan atau terpapar bakteri lainnya. Hasilnya, sebut Nining, baru akan di ketahui beberapa Minggu kemudian, tapi sampel ini untuk sementara di peruntukan sebagai wahana evaluasi nanti sebagai pengujian alam dan referensi penyakit untuk menindaklanjuti saran dan masukan soal kesehatan kandang, pakan, dan tempat yang higienis. "Serum darah, Ulas darah dan feses kita periksa bersama tim, " Katanya. 

Nining menambahkan, keluar masuk hewan kurban, harus dengan surat resmi. Sapi-sapi ini, di suplay dari Bali dan sudah tiba di Pulojaya dengan surat sehat dari Distan Bali, begitupun saat hendak keluar kabupaten/kota jelang distribusi kurban, maka pihak peternak penggemukan ini, harus menyertakan surat juga dari Dinas Pertanian Karawang sebagai bukti keterangan sehat dan layak potong. "Di Karawang ada dua ternak sapi yang volumenya banyak untuk yang transit, selain Pulojaya, satulagi di Kecamatan Banyusari, " Katanya.
Hadir dalam pemeriksaan kesehatan tersebut,selain Pejabat Distan dan peternak, juga nampak Kepala UPTD Pertanian bersama Penyuluh Lemahabang dan Kades Pulojaya. **